Coincheck Inc yang sering disebut BitCoin-nya Jepang kebobolan sebesar US$ 534 Juta atau sekitar 7,6 Triliun rupiah, setelah sistemnya diretas oleh hacker pada tanggal 26 Januari 2018 pukul 3 dini hari. Coincheck Inc merupakan sebuah perusahaan mata uang virtual (Virtual Currency=VC) yang berlokasi di Tokyo Jepang dan tercatat sebagai perusahaan mata uang virtual nomor 4 terbesar di dunia setelah BitCoin.

Ini merupakan kasus pembobolan password yang cukup menghebohkan yang terjadi di awal tahun 2018. Kasus tersebut mencuat dan ramai dibicarakan dunia karena menyangkut nilai uang yang jumlahnya cukup fantastik, dan yang dibobol bukan perusahaan kecil, namun perusahaan yang cukup ternama dan merupakan perusahaan mata uang virtual nomor empat terbesar di dunia.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh IBM, sebetulnya kasus pembobolan password dan pencurian data sensitif diperkirakan mencapai 5 juta akun setiap harinya. Antara tahun 2013 sampai dengan pertengahan 2017 saja, tercatat hampir 2 milyar kasus pembobolan dan pencurian password. Jumlah tersebut hanya berdasarkan laporan dari pihak korban, jadi mungkin jumlahnya bisa dua kali lipat atau lebih jika yang tidak melapor juga dihitung.

Tips Cara Terbaik akses internet yang aman

Dengan melihat begitu banyak korban pembobolan dan pencurian password, timbul pertanyaan. Begitu pintarkah mereka para pembobol dan pencuri password tersebut? Atau begitu bodohkah kita yang jadi korban pembobolan?

Jawabannya, kita tidak bodoh, tapi kita ceroboh. Kita ceroboh saat mengakses internet, kita ceroboh saat membuka akun, ceroboh saat memasukkan password, ceroboh saat berbagi konten di media sosial, dan berbagai kecerobohan lainnya saat online yang menjadi celah dan peluang besar bagi para hacker.

Berikut ini adalah 20 trik cara mengakses internet agar agar tidak menjadi sasaran empuk para hacker dan orang-orang jahat.


1. Lakukan Cek Diri Anda di Internet

Di dunia maya siapa pun dapat memposting atau penulisan semua pendapatnya tentang anda tanpa perlu minta izin dari anda sebelumnya. Anda mungkin ingin tahu kapan seseorang di internet menuliskan hal yang baik atau hal yang buruk tentang anda sehingga anda dapat menanggapi komentar tersebut.

Sekarang cobalah dengan mencari nama atau alamat atau nomor telefon anda di Google, lihatlah hasil pencarian yang mengacu kepada anda. Kemungkinan besar akan ada orang lain yang memiliki nama yang sama seperti anda, sehingga hasil pencarian yang ditampilkan mungkin tidak semua tentang anda. Apabila menemukan beberapa situs yang memuat informasi pribadi anda tanpa adanya persetujuan dari Anda, maka anda dapat menghubungi Webmaster dari situs tersebut untuk meminta konten tersebut dihapus.

Tips Terbaik Berinternet yang aman
Mengecek identitas diri di Google

Google tidak bertanggung jawab atas konten yang dimuat ke dalam situs pribadi, sehingga Anda harus menghubungi pemilik web tersebut terlebih dahulu. Jika anda berhasil meminta situs yang terkait untuk menghapus konten tersebut, namun masih tetap muncul di hasil pencarian Google, berikutnya adalah Anda dapat mengajukan permintaan untuk menghapus konten dari Google, dengan URL:

Jika situs terkait tidak bersedia untuk menghapus informasi pribadi anda, ajukan permohonan ke Google untuk tidak menampilkan halaman yang berisi informasi anda dalam hasil pencarian, namun permintaan tersebut akan dibatasi oleh kebijakan Google dan tidak ada jaminan Google akan menghapusnya.



2. Hati-Hati Saat Berbagi Informasi Pribadi 

Ketika anda melakukan posting di forum media sosial, portal berita, atau komunitas online, kemungkinan besar komentar anda akan bertahan selamanya. Sadarilah bahwa ketika anda posting foto atau video di internet, berarti Anda sedang mengungkapkan informasi tentang diri Anda dan mungkin orang lain. Ada kemungkinan informasi yang dibagikan dapat disalahgunakan oleh orang lain di masa depan.

Banyak sudah kasus gara-gara upload video dan foto dengan tujuan sekedar iseng, hiburan dan sedikit ingin narsis, malah berakhir dengan tragis.

3. Hati-Hati dengan Layanan Geotagging

Saat menggunakan perangkat digital apapun seperti kamera digital atau smartphone, data lokasi Anda dapat ditangkap bersama dengan informasi lain seperti tanggal, waktu, pengaturan kamera di EXIF (Exchangeable Image File) yang tersimpan dalam gambar. Siapa pun dapat membaca koordinat GPS (Global Positioning System)yang tersimpan dalam foto tersebut, apabila layanan aplikasi berbasis lokasi yang disebut Geotagging diaktifkan. Nomor GPS ini dapat dimasukan kedalam Google Map dan lokasi di mana foto tersebut diambil dapat dengan mudah diketahui.

Agar privasi anda tetap terlindungi silakan hilangkan Geotagging yang ada pada foto tersebut, Caranya sebagai berikut:
  • Silakan buka sebuah foto hasil jepretan kamera smartphone anda
  • Klik kanan pada foto tersebut, kemudian klik Properties, maka akan terbuka jendela dialog seperti berikut
Trik Cara Terbaik Berinternet yang aman
Cara mencari lokasi dimana photo dibuat

  • Klik pada menu Details. Maka di menu tersebut akan disajikan semua informasi yang menyangkut foto tersebut
  • Di bagian GPS, jika kamera anda saat mengambil foto tersebut layanan Geotagging-nya aktif, maka di bagian GPS akan tertera angka Latitude dan Longitude
  • Silakan tuliskan angka tersebut pada Google Map, maka akan ketahuan di mana lokasi foto tersebut dibuat.


Cara  untuk menghapusnya:
  • Klik menu Remove Properties and Personal Information
  • Pada jendela dialog Remove Properties yang muncul, beri tanda centang pada opsi Latitude dan Longitude juga pada Altitude
  • Terakhir klik OK


4. Waspadalah ketika Menggunakan Nama Asli

Beberapa situs seperti Facebook umumnya membutuhkan nama asli Anda saat melakukan pendaftaran sesuai dengan syarat penggunaan, namun ada baiknya jika anda mempertimbangkan untuk menggunakan nama samaran jika anda menganggap privasi anda lebih penting daripada menggunakan nama asli Anda.

Tips Cara Terbaik Berinternet yang aman dan nyaman
Hati-hati saatupdate status di Facebook

Dan perlu diingat juga untuk tidak mengungkapkan informasi pribadi tentang diri Anda seperti alamat rumah, nomor ponsel dan lain-lain dengan orang asing atau dengan teman yang baru saja anda kenal. 

Ingat para hacker, penipu dan orang yang tidak bertanggung jawab lainnya ketika melakukan aksinya dimulai dengan modal nomor ponsel atau email atau nama.

5. Aktifkan Penelusuran Private Saat Browsing

Banyak situs internet menggunakan cookies untuk merekam alamat Internet Protokol (IP) komputer anda dan mengumpulkan informasi tentang aktivitas online anda. Data-data ini selain digunakan oleh situs tersebut untuk membantu mereka memberikan layanan yang lebih baik dan lebih pribadi kepada anda, juga dapat membantu mereka untuk lebih memahami perilaku anda ketika mengunjungi situs mereka.

Selain itu, beberapa situs mungkin akan menjual profil digital Anda kepada pihak lain untuk penelitian pemasaran tanpa perlu minta persetujuan atau minta izin terlebih dahulu kepada anda. 

Anda dapat mencegah situs tersebut menyimpan Cookies dan rincian lain seperti riwayat browsing, dengan cara mengaktifkan penelusuran pribadi atau private browsing. 

Caranya browsing atau pencarian dalam modus Private atau rahasia adalah:
  • Tekan tombol CTRL + SHIFT + N ketika browser Chrome yang anda gunakan sudah aktif.

Cara lainnya:
  • Buka browser Chrome anda > Klik tombol Sesuaikan > Klik Jendela Penyamaran Baru

Cara Menghindari Pencurian identitas oleh hacker
Cara melakukan penyamaran saat browsing

Namun cara ini hanya memberikan manfaat yang sangat terbatas dan hanya efektif untuk menyembunyikan riwayat browsing anda dari orang lain. Penelusuran Pribadi tidak dapat menyembunyikan identitas IP address anda dengan aman, sehingga ISP Anda masih tetap dapat melacak kegiatan online anda.

Penelusuran Private juga tidak dapat mencegah situs, pengiklan  dan jaringan iklan lainnya untuk menyimpan informasi tentang riwayat browsing anda, meskipun Anda dapat menghapus riwayat browsing anda, tetapi situs yang Anda kunjungi masih dapat menyimpan sejarah kegiatan browsing anda, kecuali jika lalu lintas internet yang anda gunakan telah deskripsi dengan koneksi VPN (Virtual Private Network).



6. Jangan Mengeset Semua Setting ke Public

Jika menggunakan media sosial seperti Facebook, Anda harus menetapkan pengaturan privasi untuk tingkat kenyamanan Anda saat berbagi informasi, sehingga informasi tersebut tidak dibagikan kepada semua orang atau public, terutama informasi yang bersifat pribadi.  Anda tentunya tidak menginginkan informasi pribadi atau postingan anda di Lini Masa (Timeline) Facebook dapat dibaca orang asing.

Tips Cara Menghindari Penyadapan dan Pencurian identitas
Saat menulis di lini masa tidak selamanya harus ke Public

Namun perlu diingat bahwa meskipun jika anda telah mengatur halaman jejaring sosial Anda ke pribadi,  tetapi itu tidak menjamin bahwa anda akan benar-benar pribadi dan aman. Jangan lupa bawa teman-teman anda mungkin dapat melihat postingan dan halaman temen-temen lain bahkan jika mereka tidak berteman secara langsung satu dengan yang lainnya.

7. Hapus Riwayat Browsing

Chrome tidak memiliki opsi untuk menghapus riwayat browsing secara otomatis ketika anda menutup Browser. Jika anda tidak ingin orang lain mengetahui aktivitas online anda, anda harus menghapus riwayat browsing secara manual dengan menekan tombol CTRL + H kemudian klik Clear browsing data.

Cara lainnya:
  • Buka browser Chrome anda 
  • Klik tombol Sesuaikan
  • Klik Pengaturan kemudian klik Lanjutkan
  • Di bagian Privasi dan keamanan, klik Hapus Data Browsing.


Hapus riwayat browsing dan cache anda, setiap sehabis browsing sehingga dapat mencegah orang lain untuk menggunakan komputer yang sama untuk melihat aktivitas online anda.

8. Sembunyikan Alamat IP Saat Browsing

Sebuah situs dapat melacak anda dengan cara menghubungkan alamat IP Anda ke situs yang pernah anda kunjungi, selain itu Anda juga dapat dilacak oleh ISP berdasarkan alamat IP anda. Jika menginginkan lebih banyak privasi, anda dapat menggunakan proxy atau VPN. Hal ini telah dibahas secara detail pada artikel: 

Alamat IP Anda diibaratkan seperti sidik jari anda di dunia maya dan anda dapat menggunakan proxy atau PVN untuk menyembunyikannya sehingga tidak meninggalkan jejak sidik jari digital di situs yang Anda kunjungi. Namun beberapa web proxy memiliki kebijakan keamanan yang longgar sehingga data Anda masih tetap dapat diakses meskipun anda menyimpannya untuk sendiri. Untuk memastikannya, anda perlu melakukan riset terlebih dahulu sebelum memutuskan menggunakan proxy gratis.

Bagaimana cara menginstall dan menggunakan VPN, silakan baca artikel: Cara Mudah Membuka Konten dan Situs yang Diblokir

9. Selalu Ingat untuk Log Out

Menurut Business Insider di www.businessinsider/facebooks-plan-to-kill-the-tracking-cookie-2013-1, Facebook dapat melacak aktivitas online anda, selama anda tetap login ke akun Facebook, ini berarti jika anda meninggalkan Facebook tetap terbuka pada browser saat Anda menelusuri situs lainnya, maka halaman web yang berisi tombol like dapat melacak dan mengumpulkan data tentang aktivitas anda.

Trik Cara Menghindari Penyadapan dan Pencurian identitas
Ingat selalu untuk LogOut

Dengan kata lain aktivitas online Anda dapat dipantau secara konsisten di platform yang berbeda, misalnya Android atau iOS, karena akun Facebook anda dapat di login melalui perangkat berbeda dengan koneksi internet. Facebook, Amazon dan Google memperoleh pendapatan besar dari iklan dengan informasi yang dikumpulkan dari Anda secara halus yaitu saat anda tetap login, maka privasi anda dirampok untuk keuntungan mereka sendiri. Jadi pastikan selalu logout setiap kali anda selesai menggunakan situs jejaring sosial atau layanan seperti Google Mail.



10. Aktifkan Google Alert

Anda dapat menggunakan Google Alert untuk menerima notifikasi email setiap kali konten terbaru tentang ada muncul dalam internet.(https://www.google.com/alerts) cukup ketik nama lengkap Anda pada kotak pencarian. Misalnya “Boss” atau “Tutorial” atau BossTutorial”

Pastikan anda telah mengetik tanda kutip di bagian awal dan akhir nama anda sehingga mesin pencari dapat menampilkan hasil pencarian khusus untuk anda. Jika menemukan situs yang memuat informasi pribadi anda, dan tidak menginginkan informasi itu dimuat, Anda dapat menghubungi dan meminta situs tersebut untuk menghapusnya atau meminta Google untuk tidak menampilkan halaman dengan informasi privasi anda dalam hasil pencarian.

11. Gunakan Startpage Bukan Google

Jika anda khawatir Google akan melacak permintaan pencarian anda dan membangun profil untuk semua aktivitas online anda, bahkan ketika anda menggunakan web proxy, anda dapat menggunakan StartPage (https://startpage.com)

Cara Menghindari Penyadapan dan Pencurian identitas saat online
Startpage salah satu alternatif akses internet yang aman

Startpage telah menegaskan dalam pernyataan syarat penggunaannya bahwa StartPage tidak akan merekam alamat IP atau melacak aktivitas online anda dengan tetap memberikan hasil pencarian dari Google.

12. Waspada WiFi Hotspot 

Tutorial Cara Menghindari Penyadapan dan Pencurian identitas
Hati-hati saat mengakses WiFi gratis

Secara default koneksi Wifi di tempat umum tidak memiliki enkripsi, sehingga seorang yang berada dekat dengan anda, dapat mengintip data online yang anda kirimkan, seperti misalnya kata sandi untuk rekening bank. Hal ini berarti diperparah jika Anda menggunakan kata sandi yang sama untuk semua akun online anda, hal ini akan memudahkan hacker untuk dapat mengakses semua akun Anda dengan kata sandi yang sama.

Anda harus menghindari penggunaan koneksi Wifi umum yang tidak dienkripsi, seperti di Hotel, perpustakaan, kafe, stasiun, terminal dan tempat umum lainnya. Di tempat umum seperti itu anda tidak tahu apakah koneksi itu adalah koneksi resmi yang disediakan oleh pemilik usaha atau mungkin hanya koneksi palsu yang yang disediakan oleh hacker dengan tujuan untuk mencuri data anda. Jika anda terpaksa harus menggunakan koneksi Wifi umum, matikan fitur file-sharing dan hindari sementara mengakses situs-situs yang membutuhkan kata sandi, seperti Facebook, Tweeter, Google Mail, situs perbankan dan lain-lain.

Jika anda ingin menggunakan koneksi Wifi umum yang gratis anda dapat menggunakan VPN (Virtual Private Network) untuk meningkatkan privasi anda dengan cara memblokir Cookies dan Spyware dari kegiatan online anda dan menyembunyikan IP address dari situs web dan hacker.



13. Gunakan HTTPS untuk Penelusuran yang Aman

Ketika anda menggunakan koneksi Wifi public Anda harus login ke situs media sosial atau situs keuangan, pastikan Anda menggunakan saluran yang aman dengan alamat situs yang diawali dengan “https”. HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Scure) dapat mencegah orang lain untuk mengintip koneksi nirkabel anda.

Cara lain anda dapat menggunakan aplikasi HTTPS Everywhere (https://eff.org/https-everywhere) yang disediakan oleh Elektronik Frontier Foundation untuk Chrome, Firefox dan Opera yang dapat memaksa situs untuk menggunakan saluran HTTPS agar lebih aman.

14. Nonaktifkan Informasi Location 

Jika anda sering menggunakan gadget seperti smartphone atau tablet, perangkat tersebut dapat melacak dan merekam lokasi yang sering dikunjungi, termasuk waktu kunjungan anda. Dengan kata lain perangkat mobil anda dapat memantau dan merekam persis jam berapa anda meninggalkan rumah, kemana tujuan Anda hari ini, Jam berapa anda pulang ke rumah.

Anda dapat melihat kembali semua tempat yang sering dikunjungi dan berapa lama  kunjungan tersebut yang dikelompokkan berdasarkan wilayah geografis. Jika anda merasa tidak nyaman dengan gadget anda yang dapat merekam tempat yang sering Anda kunjungi, anda dapat mematikan fitur ini dengan cara:
  • Pilih Setting > Privasi > Location > Service > System Services
  • Kemudian nonaktifkan Frequensi Location menjadi OFF


Dengan cara tersebut sekarang lokasi yang sering anda kunjungi tidak lagi direkam. Jika perlu hapus semua catatan tempat yang sering anda kunjungi sebelumnya dengan cara Pada layar Frequent Location, tekan Clear History

15. Melarang Situ Web Melacak Kegiatan Anda 

Keuntungan ketika kita membiarkan browser merekam dan menyimpan semua kegiatan browsing yaitu untuk mempercepat dan mempermudah ketika membuka situs yang sama dan proses login yang sama. Dengan tersimpannya aktivitas login di cookies, kita tidak perlu repot-repot menuliskan akun dan password.

Bahayanya dengan membiarkan browser merekam dan menyimpan semua aktivitas browsing dan login, ini sama dengan membuka pintu bagi sipa saja yang ingin mencuri data dan password kita. Jadi jika anda merasa penting untuk menjaga privasi anda saat menggunakan internet, sebaiknya dinonaktifkan saja cookies dan cache di browser yang anda gunakan.

Cara menonaktifkan cookies dan cache di browser adalah sebagai berikut:

  • Silakan buka bowser Chrome anda
  • Klik menu Sesuaikan yang ada di pojok kanan atas
  • Klik Setelan kemudian klik Lanjutan yang ada di bawah
  • Pada menu Privasi dan Keamanan, kemudian Klik pada Setelan konten lalu klik Cookie
  • Pada bagian Izinkan situs untuk menyimpan dan membaca data cookie, geser atau klik tombol yang ada di sebelah kanannya menjadi nonaktif/Dicekal
  • Nonaktifkan juga pada bagian Blokir cookie pihak ketiga


Jika anda ingin menghapus cookies dan cache yang sudah tersimpan, berikut langkah-langkahnya:
  • Pada bagian Privasi dan keamanan, klik pada bagian Hapus Data Browsing
  • Beri tanda centang yang ada di sebelah kiri opsi yang mau dihapus, kemudian klik tombol HAPUS DATA.


16. Gunakan Mesin Pencari Alternatif

Google adalah mesin pencari yang akurat yang mampu memberikan hasil pencarian sesuai dengan kebutuhan, sehingga Google disebut sebagai sistem pencarian yang personal (Search personalized system). Fitur ini menggabungkan penelusuran yang saat ini anda lakukan dengan riwayat penelusuran yang pernah dilakukan sebelumnya untuk menampilkan hasil pencarian yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan pribadi anda.

Untuk melakukan hal ini Google akan melacak kebiasaan penelusuran anda dengan berbagai cara termasuk menggunakan cookie browser, jika tidak ingin Google melacak kebiasaan pencarian anda, Anda dapat menggunakan mesin pencari alternatif lain seperti Duck Duck Go, In The Quick atau Bleko yang tidak akan mempelajari dan melacak penggunanya saat melakukan browsing.



17. Gunakan Browser Tor

Browser Tor disebut pula sebagai jaringan terowongan virtual, yang awalnya dikembangkan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat untuk melindungi komunikasi mereka dari penyadapan oleh pihak musuh. Dengan mengutamakan tingkat privasi dan keamanan yang tinggi dalam berkomunikasi dengan seluruh jajaran pertahanan Amerika Serikat.

Browser Tor sangat sulit bagi situs atau individu lain untuk melacak aktivitas online dan alamat IP anda. Tor cukup efektif untuk melindungi anonimitas online pengguna, namun Tor terkesan agak lambat, rumit, dan sering disalahgunakan untuk tujuan terlarang seperti penjualan narkoba dan gambar pornografi anak.

Bagaimana cara Install, setting dan menggunakan Browser Tor, silakan baca artikel: 

18. Gunakan on Screen Keyboard

Cara Menghindari Penyadapan oleh hacker
Screen Keyboard tidak terdeteksi oleh Keylogger

Bagi yang menggunakan komputer umum seperti di warnet, sekolah, kantor dan lain-lain, ketika anda membuka akun email, Facebook, Twetter, perbankan dan lain sebagainya, anda mungkin saja meningkatkan jejak nama akun dan kata sandi pada komputer terkait, baik disimpan (diklik Remember) maupun tidak.

Anda mungkin tidak akan menyadarinya jika di komputer tersebut terinstall software Keylogger yang mampu merekam semua yang diketikkan di keyboard, walaupun anda tidak menyimpan akun dan sandi di komputer tersebut, apalagi jika anda menyimpannya, tanpa software apapun dengan sangat gampang dapat diketahui.

Supaya aman bebas dari penyadapan keylogger dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sebaiknya anda mengunakan Screen Keyboard ketika menuliskan akun dan password. Berikut cara mengaktifkan On Screen Keyboard pada Windows.

  • Klik Start Menu > All Program > Windows Ease of Acces
  • Klik pada submenu On Screen Keyboard
Artikel terkait silakan baca: Cara Mudah Mencuri Password dengan Keylogger


19. Pertimbangkan untuk Tidak Menggunakan Dropbox

Trik browsing yang paling baik untuk menghindari pencurian identitas
Carilah Could Storage yang paling aman.

Edward Snowden menggambarkan Dropbox sebagai ancaman terhadap privasi karena aplikasi tersebut dapat membaca, menganalisis, manipulasi informasi yang disimpan tanpa persetujuan otoritas dari pengguna. Jika anda merasa khawatir ketika berbagi file melalui Dropbox maka anda perlu mempertimbangkan untuk mencari cloud storage yang lain, yang dapat lebih menjamin privasi file anda. 

Snowden sendiri merekomendasikan SpiderOak (https://spideroak.com) yang digambarkan sebagai Zero Lite back-up Solution. Situs ini dianggap dapat melindungi konten pelanggan tanpa memiliki akses ke konten tersebut. Namun jika anda hanya ingin berbagi file secara cepat dan anonim, anda dapat menggunakan OnionShare (https://onionshare.org).

20. Nonaktifkan Autofill

Rata-rata hampir semua browser dilengkapi dengan fitur autofill atau autocomplete. Tujuannya hampir sama dengan saved password yaitu memudahkan pengguna yang fungsinya untuk mengisi formulir secara otomatis. Misalnya, Anda pernah mendaftar di Yahoo, karena autofill form aktif, maka ketika Anda mendaftar di Gmail, maka formulir pendaftaran akan terisi otomatis. 

Cara Menghindari Pencurian identitas saat surfing
Contoh autofill di Chrome

Jika menggunakan komputer umum seperti komputer di kantor, warnet, sekolahan dan lain-lain, nonaktifkan saja fitur autofill pada browser agar tidak dapat mengenal kata-kata dan angka yang telah digunakan sebelumnya. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada orang lain yang dapat membaca informasi pribadi anda dengan tidak sengaja gara-gara Autofill aktif.

Cara menonaktifkan autofill di browser Chrome adalah sebagai berikut: 
  • Klik menu Sesuaikan yang ada di pojok kanan atas
  • Klik Setelan kemudian klik Sandi dan Formulir
  • Klik pada Setelan Isi-Otomais
  • Klik atau geser tombol yang warna biru menjadi Nonaktif 
Demikian tutorial cara berinternet yang aman agar terhindar dari penyadapan dan pencurian username, akun dan password oleh hacker dan orang-orang yang berniat jahat.

Artikel terkait lainnya:






Semoga bermanfaat, jika ada saran atau pertanyaan, silakan tuliskan dalam komentar. Dengan senang hati saya akan membalas secepat yang saya mampu.

Terimakasih sudah mampir ke BossTutorial.com



Coincheck Inc yang sering disebut BitCoin-nya Jepang kebobolan sebesar US$ 534 Juta atau sekitar 7,6 Triliun rupiah, setelah sistemnya diretas oleh hacker pada tanggal 26 Januari 2018 pukul 3 dini hari. Coincheck Inc merupakan sebuah perusahaan mata uang virtual (Virtual Currency=VC) yang berlokasi di Tokyo Jepang dan tercatat sebagai perusahaan mata uang virtual nomor 4 terbesar di dunia setelah BitCoin.

Ini merupakan kasus pembobolan password yang cukup menghebohkan yang terjadi di awal tahun 2018. Kasus tersebut mencuat dan ramai dibicarakan dunia karena menyangkut nilai uang yang jumlahnya cukup fantastik, dan yang dibobol bukan perusahaan kecil, namun perusahaan yang cukup ternama dan merupakan perusahaan mata uang virtual nomor empat terbesar di dunia.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh IBM, sebetulnya kasus pembobolan password dan pencurian data sensitif diperkirakan mencapai 5 juta akun setiap harinya. Antara tahun 2013 sampai dengan pertengahan 2017 saja, tercatat hampir 2 milyar kasus pembobolan dan pencurian password. Jumlah tersebut hanya berdasarkan laporan dari pihak korban, jadi mungkin jumlahnya bisa dua kali lipat atau lebih jika yang tidak melapor juga dihitung.

Tips Cara Terbaik akses internet yang aman

Dengan melihat begitu banyak korban pembobolan dan pencurian password, timbul pertanyaan. Begitu pintarkah mereka para pembobol dan pencuri password tersebut? Atau begitu bodohkah kita yang jadi korban pembobolan?

Jawabannya, kita tidak bodoh, tapi kita ceroboh. Kita ceroboh saat mengakses internet, kita ceroboh saat membuka akun, ceroboh saat memasukkan password, ceroboh saat berbagi konten di media sosial, dan berbagai kecerobohan lainnya saat online yang menjadi celah dan peluang besar bagi para hacker.

Berikut ini adalah 20 trik cara mengakses internet agar agar tidak menjadi sasaran empuk para hacker dan orang-orang jahat.


1. Lakukan Cek Diri Anda di Internet

Di dunia maya siapa pun dapat memposting atau penulisan semua pendapatnya tentang anda tanpa perlu minta izin dari anda sebelumnya. Anda mungkin ingin tahu kapan seseorang di internet menuliskan hal yang baik atau hal yang buruk tentang anda sehingga anda dapat menanggapi komentar tersebut.

Sekarang cobalah dengan mencari nama atau alamat atau nomor telefon anda di Google, lihatlah hasil pencarian yang mengacu kepada anda. Kemungkinan besar akan ada orang lain yang memiliki nama yang sama seperti anda, sehingga hasil pencarian yang ditampilkan mungkin tidak semua tentang anda. Apabila menemukan beberapa situs yang memuat informasi pribadi anda tanpa adanya persetujuan dari Anda, maka anda dapat menghubungi Webmaster dari situs tersebut untuk meminta konten tersebut dihapus.

Tips Terbaik Berinternet yang aman
Mengecek identitas diri di Google

Google tidak bertanggung jawab atas konten yang dimuat ke dalam situs pribadi, sehingga Anda harus menghubungi pemilik web tersebut terlebih dahulu. Jika anda berhasil meminta situs yang terkait untuk menghapus konten tersebut, namun masih tetap muncul di hasil pencarian Google, berikutnya adalah Anda dapat mengajukan permintaan untuk menghapus konten dari Google, dengan URL:

Jika situs terkait tidak bersedia untuk menghapus informasi pribadi anda, ajukan permohonan ke Google untuk tidak menampilkan halaman yang berisi informasi anda dalam hasil pencarian, namun permintaan tersebut akan dibatasi oleh kebijakan Google dan tidak ada jaminan Google akan menghapusnya.



2. Hati-Hati Saat Berbagi Informasi Pribadi 

Ketika anda melakukan posting di forum media sosial, portal berita, atau komunitas online, kemungkinan besar komentar anda akan bertahan selamanya. Sadarilah bahwa ketika anda posting foto atau video di internet, berarti Anda sedang mengungkapkan informasi tentang diri Anda dan mungkin orang lain. Ada kemungkinan informasi yang dibagikan dapat disalahgunakan oleh orang lain di masa depan.

Banyak sudah kasus gara-gara upload video dan foto dengan tujuan sekedar iseng, hiburan dan sedikit ingin narsis, malah berakhir dengan tragis.

3. Hati-Hati dengan Layanan Geotagging

Saat menggunakan perangkat digital apapun seperti kamera digital atau smartphone, data lokasi Anda dapat ditangkap bersama dengan informasi lain seperti tanggal, waktu, pengaturan kamera di EXIF (Exchangeable Image File) yang tersimpan dalam gambar. Siapa pun dapat membaca koordinat GPS (Global Positioning System)yang tersimpan dalam foto tersebut, apabila layanan aplikasi berbasis lokasi yang disebut Geotagging diaktifkan. Nomor GPS ini dapat dimasukan kedalam Google Map dan lokasi di mana foto tersebut diambil dapat dengan mudah diketahui.

Agar privasi anda tetap terlindungi silakan hilangkan Geotagging yang ada pada foto tersebut, Caranya sebagai berikut:
  • Silakan buka sebuah foto hasil jepretan kamera smartphone anda
  • Klik kanan pada foto tersebut, kemudian klik Properties, maka akan terbuka jendela dialog seperti berikut
Trik Cara Terbaik Berinternet yang aman
Cara mencari lokasi dimana photo dibuat

  • Klik pada menu Details. Maka di menu tersebut akan disajikan semua informasi yang menyangkut foto tersebut
  • Di bagian GPS, jika kamera anda saat mengambil foto tersebut layanan Geotagging-nya aktif, maka di bagian GPS akan tertera angka Latitude dan Longitude
  • Silakan tuliskan angka tersebut pada Google Map, maka akan ketahuan di mana lokasi foto tersebut dibuat.


Cara  untuk menghapusnya:
  • Klik menu Remove Properties and Personal Information
  • Pada jendela dialog Remove Properties yang muncul, beri tanda centang pada opsi Latitude dan Longitude juga pada Altitude
  • Terakhir klik OK


4. Waspadalah ketika Menggunakan Nama Asli

Beberapa situs seperti Facebook umumnya membutuhkan nama asli Anda saat melakukan pendaftaran sesuai dengan syarat penggunaan, namun ada baiknya jika anda mempertimbangkan untuk menggunakan nama samaran jika anda menganggap privasi anda lebih penting daripada menggunakan nama asli Anda.

Tips Cara Terbaik Berinternet yang aman dan nyaman
Hati-hati saatupdate status di Facebook

Dan perlu diingat juga untuk tidak mengungkapkan informasi pribadi tentang diri Anda seperti alamat rumah, nomor ponsel dan lain-lain dengan orang asing atau dengan teman yang baru saja anda kenal. 

Ingat para hacker, penipu dan orang yang tidak bertanggung jawab lainnya ketika melakukan aksinya dimulai dengan modal nomor ponsel atau email atau nama.

5. Aktifkan Penelusuran Private Saat Browsing

Banyak situs internet menggunakan cookies untuk merekam alamat Internet Protokol (IP) komputer anda dan mengumpulkan informasi tentang aktivitas online anda. Data-data ini selain digunakan oleh situs tersebut untuk membantu mereka memberikan layanan yang lebih baik dan lebih pribadi kepada anda, juga dapat membantu mereka untuk lebih memahami perilaku anda ketika mengunjungi situs mereka.

Selain itu, beberapa situs mungkin akan menjual profil digital Anda kepada pihak lain untuk penelitian pemasaran tanpa perlu minta persetujuan atau minta izin terlebih dahulu kepada anda. 

Anda dapat mencegah situs tersebut menyimpan Cookies dan rincian lain seperti riwayat browsing, dengan cara mengaktifkan penelusuran pribadi atau private browsing. 

Caranya browsing atau pencarian dalam modus Private atau rahasia adalah:
  • Tekan tombol CTRL + SHIFT + N ketika browser Chrome yang anda gunakan sudah aktif.

Cara lainnya:
  • Buka browser Chrome anda > Klik tombol Sesuaikan > Klik Jendela Penyamaran Baru

Cara Menghindari Pencurian identitas oleh hacker
Cara melakukan penyamaran saat browsing

Namun cara ini hanya memberikan manfaat yang sangat terbatas dan hanya efektif untuk menyembunyikan riwayat browsing anda dari orang lain. Penelusuran Pribadi tidak dapat menyembunyikan identitas IP address anda dengan aman, sehingga ISP Anda masih tetap dapat melacak kegiatan online anda.

Penelusuran Private juga tidak dapat mencegah situs, pengiklan  dan jaringan iklan lainnya untuk menyimpan informasi tentang riwayat browsing anda, meskipun Anda dapat menghapus riwayat browsing anda, tetapi situs yang Anda kunjungi masih dapat menyimpan sejarah kegiatan browsing anda, kecuali jika lalu lintas internet yang anda gunakan telah deskripsi dengan koneksi VPN (Virtual Private Network).



6. Jangan Mengeset Semua Setting ke Public

Jika menggunakan media sosial seperti Facebook, Anda harus menetapkan pengaturan privasi untuk tingkat kenyamanan Anda saat berbagi informasi, sehingga informasi tersebut tidak dibagikan kepada semua orang atau public, terutama informasi yang bersifat pribadi.  Anda tentunya tidak menginginkan informasi pribadi atau postingan anda di Lini Masa (Timeline) Facebook dapat dibaca orang asing.

Tips Cara Menghindari Penyadapan dan Pencurian identitas
Saat menulis di lini masa tidak selamanya harus ke Public

Namun perlu diingat bahwa meskipun jika anda telah mengatur halaman jejaring sosial Anda ke pribadi,  tetapi itu tidak menjamin bahwa anda akan benar-benar pribadi dan aman. Jangan lupa bawa teman-teman anda mungkin dapat melihat postingan dan halaman temen-temen lain bahkan jika mereka tidak berteman secara langsung satu dengan yang lainnya.

7. Hapus Riwayat Browsing

Chrome tidak memiliki opsi untuk menghapus riwayat browsing secara otomatis ketika anda menutup Browser. Jika anda tidak ingin orang lain mengetahui aktivitas online anda, anda harus menghapus riwayat browsing secara manual dengan menekan tombol CTRL + H kemudian klik Clear browsing data.

Cara lainnya:
  • Buka browser Chrome anda 
  • Klik tombol Sesuaikan
  • Klik Pengaturan kemudian klik Lanjutkan
  • Di bagian Privasi dan keamanan, klik Hapus Data Browsing.


Hapus riwayat browsing dan cache anda, setiap sehabis browsing sehingga dapat mencegah orang lain untuk menggunakan komputer yang sama untuk melihat aktivitas online anda.

8. Sembunyikan Alamat IP Saat Browsing

Sebuah situs dapat melacak anda dengan cara menghubungkan alamat IP Anda ke situs yang pernah anda kunjungi, selain itu Anda juga dapat dilacak oleh ISP berdasarkan alamat IP anda. Jika menginginkan lebih banyak privasi, anda dapat menggunakan proxy atau VPN. Hal ini telah dibahas secara detail pada artikel: 

Alamat IP Anda diibaratkan seperti sidik jari anda di dunia maya dan anda dapat menggunakan proxy atau PVN untuk menyembunyikannya sehingga tidak meninggalkan jejak sidik jari digital di situs yang Anda kunjungi. Namun beberapa web proxy memiliki kebijakan keamanan yang longgar sehingga data Anda masih tetap dapat diakses meskipun anda menyimpannya untuk sendiri. Untuk memastikannya, anda perlu melakukan riset terlebih dahulu sebelum memutuskan menggunakan proxy gratis.

Bagaimana cara menginstall dan menggunakan VPN, silakan baca artikel: Cara Mudah Membuka Konten dan Situs yang Diblokir

9. Selalu Ingat untuk Log Out

Menurut Business Insider di www.businessinsider/facebooks-plan-to-kill-the-tracking-cookie-2013-1, Facebook dapat melacak aktivitas online anda, selama anda tetap login ke akun Facebook, ini berarti jika anda meninggalkan Facebook tetap terbuka pada browser saat Anda menelusuri situs lainnya, maka halaman web yang berisi tombol like dapat melacak dan mengumpulkan data tentang aktivitas anda.

Trik Cara Menghindari Penyadapan dan Pencurian identitas
Ingat selalu untuk LogOut

Dengan kata lain aktivitas online Anda dapat dipantau secara konsisten di platform yang berbeda, misalnya Android atau iOS, karena akun Facebook anda dapat di login melalui perangkat berbeda dengan koneksi internet. Facebook, Amazon dan Google memperoleh pendapatan besar dari iklan dengan informasi yang dikumpulkan dari Anda secara halus yaitu saat anda tetap login, maka privasi anda dirampok untuk keuntungan mereka sendiri. Jadi pastikan selalu logout setiap kali anda selesai menggunakan situs jejaring sosial atau layanan seperti Google Mail.



10. Aktifkan Google Alert

Anda dapat menggunakan Google Alert untuk menerima notifikasi email setiap kali konten terbaru tentang ada muncul dalam internet.(https://www.google.com/alerts) cukup ketik nama lengkap Anda pada kotak pencarian. Misalnya “Boss” atau “Tutorial” atau BossTutorial”

Pastikan anda telah mengetik tanda kutip di bagian awal dan akhir nama anda sehingga mesin pencari dapat menampilkan hasil pencarian khusus untuk anda. Jika menemukan situs yang memuat informasi pribadi anda, dan tidak menginginkan informasi itu dimuat, Anda dapat menghubungi dan meminta situs tersebut untuk menghapusnya atau meminta Google untuk tidak menampilkan halaman dengan informasi privasi anda dalam hasil pencarian.

11. Gunakan Startpage Bukan Google

Jika anda khawatir Google akan melacak permintaan pencarian anda dan membangun profil untuk semua aktivitas online anda, bahkan ketika anda menggunakan web proxy, anda dapat menggunakan StartPage (https://startpage.com)

Cara Menghindari Penyadapan dan Pencurian identitas saat online
Startpage salah satu alternatif akses internet yang aman

Startpage telah menegaskan dalam pernyataan syarat penggunaannya bahwa StartPage tidak akan merekam alamat IP atau melacak aktivitas online anda dengan tetap memberikan hasil pencarian dari Google.

12. Waspada WiFi Hotspot 

Tutorial Cara Menghindari Penyadapan dan Pencurian identitas
Hati-hati saat mengakses WiFi gratis

Secara default koneksi Wifi di tempat umum tidak memiliki enkripsi, sehingga seorang yang berada dekat dengan anda, dapat mengintip data online yang anda kirimkan, seperti misalnya kata sandi untuk rekening bank. Hal ini berarti diperparah jika Anda menggunakan kata sandi yang sama untuk semua akun online anda, hal ini akan memudahkan hacker untuk dapat mengakses semua akun Anda dengan kata sandi yang sama.

Anda harus menghindari penggunaan koneksi Wifi umum yang tidak dienkripsi, seperti di Hotel, perpustakaan, kafe, stasiun, terminal dan tempat umum lainnya. Di tempat umum seperti itu anda tidak tahu apakah koneksi itu adalah koneksi resmi yang disediakan oleh pemilik usaha atau mungkin hanya koneksi palsu yang yang disediakan oleh hacker dengan tujuan untuk mencuri data anda. Jika anda terpaksa harus menggunakan koneksi Wifi umum, matikan fitur file-sharing dan hindari sementara mengakses situs-situs yang membutuhkan kata sandi, seperti Facebook, Tweeter, Google Mail, situs perbankan dan lain-lain.

Jika anda ingin menggunakan koneksi Wifi umum yang gratis anda dapat menggunakan VPN (Virtual Private Network) untuk meningkatkan privasi anda dengan cara memblokir Cookies dan Spyware dari kegiatan online anda dan menyembunyikan IP address dari situs web dan hacker.



13. Gunakan HTTPS untuk Penelusuran yang Aman

Ketika anda menggunakan koneksi Wifi public Anda harus login ke situs media sosial atau situs keuangan, pastikan Anda menggunakan saluran yang aman dengan alamat situs yang diawali dengan “https”. HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Scure) dapat mencegah orang lain untuk mengintip koneksi nirkabel anda.

Cara lain anda dapat menggunakan aplikasi HTTPS Everywhere (https://eff.org/https-everywhere) yang disediakan oleh Elektronik Frontier Foundation untuk Chrome, Firefox dan Opera yang dapat memaksa situs untuk menggunakan saluran HTTPS agar lebih aman.

14. Nonaktifkan Informasi Location 

Jika anda sering menggunakan gadget seperti smartphone atau tablet, perangkat tersebut dapat melacak dan merekam lokasi yang sering dikunjungi, termasuk waktu kunjungan anda. Dengan kata lain perangkat mobil anda dapat memantau dan merekam persis jam berapa anda meninggalkan rumah, kemana tujuan Anda hari ini, Jam berapa anda pulang ke rumah.

Anda dapat melihat kembali semua tempat yang sering dikunjungi dan berapa lama  kunjungan tersebut yang dikelompokkan berdasarkan wilayah geografis. Jika anda merasa tidak nyaman dengan gadget anda yang dapat merekam tempat yang sering Anda kunjungi, anda dapat mematikan fitur ini dengan cara:
  • Pilih Setting > Privasi > Location > Service > System Services
  • Kemudian nonaktifkan Frequensi Location menjadi OFF


Dengan cara tersebut sekarang lokasi yang sering anda kunjungi tidak lagi direkam. Jika perlu hapus semua catatan tempat yang sering anda kunjungi sebelumnya dengan cara Pada layar Frequent Location, tekan Clear History

15. Melarang Situ Web Melacak Kegiatan Anda 

Keuntungan ketika kita membiarkan browser merekam dan menyimpan semua kegiatan browsing yaitu untuk mempercepat dan mempermudah ketika membuka situs yang sama dan proses login yang sama. Dengan tersimpannya aktivitas login di cookies, kita tidak perlu repot-repot menuliskan akun dan password.

Bahayanya dengan membiarkan browser merekam dan menyimpan semua aktivitas browsing dan login, ini sama dengan membuka pintu bagi sipa saja yang ingin mencuri data dan password kita. Jadi jika anda merasa penting untuk menjaga privasi anda saat menggunakan internet, sebaiknya dinonaktifkan saja cookies dan cache di browser yang anda gunakan.

Cara menonaktifkan cookies dan cache di browser adalah sebagai berikut:

  • Silakan buka bowser Chrome anda
  • Klik menu Sesuaikan yang ada di pojok kanan atas
  • Klik Setelan kemudian klik Lanjutan yang ada di bawah
  • Pada menu Privasi dan Keamanan, kemudian Klik pada Setelan konten lalu klik Cookie
  • Pada bagian Izinkan situs untuk menyimpan dan membaca data cookie, geser atau klik tombol yang ada di sebelah kanannya menjadi nonaktif/Dicekal
  • Nonaktifkan juga pada bagian Blokir cookie pihak ketiga


Jika anda ingin menghapus cookies dan cache yang sudah tersimpan, berikut langkah-langkahnya:
  • Pada bagian Privasi dan keamanan, klik pada bagian Hapus Data Browsing
  • Beri tanda centang yang ada di sebelah kiri opsi yang mau dihapus, kemudian klik tombol HAPUS DATA.


16. Gunakan Mesin Pencari Alternatif

Google adalah mesin pencari yang akurat yang mampu memberikan hasil pencarian sesuai dengan kebutuhan, sehingga Google disebut sebagai sistem pencarian yang personal (Search personalized system). Fitur ini menggabungkan penelusuran yang saat ini anda lakukan dengan riwayat penelusuran yang pernah dilakukan sebelumnya untuk menampilkan hasil pencarian yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan pribadi anda.

Untuk melakukan hal ini Google akan melacak kebiasaan penelusuran anda dengan berbagai cara termasuk menggunakan cookie browser, jika tidak ingin Google melacak kebiasaan pencarian anda, Anda dapat menggunakan mesin pencari alternatif lain seperti Duck Duck Go, In The Quick atau Bleko yang tidak akan mempelajari dan melacak penggunanya saat melakukan browsing.



17. Gunakan Browser Tor

Browser Tor disebut pula sebagai jaringan terowongan virtual, yang awalnya dikembangkan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat untuk melindungi komunikasi mereka dari penyadapan oleh pihak musuh. Dengan mengutamakan tingkat privasi dan keamanan yang tinggi dalam berkomunikasi dengan seluruh jajaran pertahanan Amerika Serikat.

Browser Tor sangat sulit bagi situs atau individu lain untuk melacak aktivitas online dan alamat IP anda. Tor cukup efektif untuk melindungi anonimitas online pengguna, namun Tor terkesan agak lambat, rumit, dan sering disalahgunakan untuk tujuan terlarang seperti penjualan narkoba dan gambar pornografi anak.

Bagaimana cara Install, setting dan menggunakan Browser Tor, silakan baca artikel: 

18. Gunakan on Screen Keyboard

Cara Menghindari Penyadapan oleh hacker
Screen Keyboard tidak terdeteksi oleh Keylogger

Bagi yang menggunakan komputer umum seperti di warnet, sekolah, kantor dan lain-lain, ketika anda membuka akun email, Facebook, Twetter, perbankan dan lain sebagainya, anda mungkin saja meningkatkan jejak nama akun dan kata sandi pada komputer terkait, baik disimpan (diklik Remember) maupun tidak.

Anda mungkin tidak akan menyadarinya jika di komputer tersebut terinstall software Keylogger yang mampu merekam semua yang diketikkan di keyboard, walaupun anda tidak menyimpan akun dan sandi di komputer tersebut, apalagi jika anda menyimpannya, tanpa software apapun dengan sangat gampang dapat diketahui.

Supaya aman bebas dari penyadapan keylogger dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sebaiknya anda mengunakan Screen Keyboard ketika menuliskan akun dan password. Berikut cara mengaktifkan On Screen Keyboard pada Windows.

  • Klik Start Menu > All Program > Windows Ease of Acces
  • Klik pada submenu On Screen Keyboard
Artikel terkait silakan baca: Cara Mudah Mencuri Password dengan Keylogger


19. Pertimbangkan untuk Tidak Menggunakan Dropbox

Trik browsing yang paling baik untuk menghindari pencurian identitas
Carilah Could Storage yang paling aman.

Edward Snowden menggambarkan Dropbox sebagai ancaman terhadap privasi karena aplikasi tersebut dapat membaca, menganalisis, manipulasi informasi yang disimpan tanpa persetujuan otoritas dari pengguna. Jika anda merasa khawatir ketika berbagi file melalui Dropbox maka anda perlu mempertimbangkan untuk mencari cloud storage yang lain, yang dapat lebih menjamin privasi file anda. 

Snowden sendiri merekomendasikan SpiderOak (https://spideroak.com) yang digambarkan sebagai Zero Lite back-up Solution. Situs ini dianggap dapat melindungi konten pelanggan tanpa memiliki akses ke konten tersebut. Namun jika anda hanya ingin berbagi file secara cepat dan anonim, anda dapat menggunakan OnionShare (https://onionshare.org).

20. Nonaktifkan Autofill

Rata-rata hampir semua browser dilengkapi dengan fitur autofill atau autocomplete. Tujuannya hampir sama dengan saved password yaitu memudahkan pengguna yang fungsinya untuk mengisi formulir secara otomatis. Misalnya, Anda pernah mendaftar di Yahoo, karena autofill form aktif, maka ketika Anda mendaftar di Gmail, maka formulir pendaftaran akan terisi otomatis. 

Cara Menghindari Pencurian identitas saat surfing
Contoh autofill di Chrome

Jika menggunakan komputer umum seperti komputer di kantor, warnet, sekolahan dan lain-lain, nonaktifkan saja fitur autofill pada browser agar tidak dapat mengenal kata-kata dan angka yang telah digunakan sebelumnya. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada orang lain yang dapat membaca informasi pribadi anda dengan tidak sengaja gara-gara Autofill aktif.

Cara menonaktifkan autofill di browser Chrome adalah sebagai berikut: 
  • Klik menu Sesuaikan yang ada di pojok kanan atas
  • Klik Setelan kemudian klik Sandi dan Formulir
  • Klik pada Setelan Isi-Otomais
  • Klik atau geser tombol yang warna biru menjadi Nonaktif 
Demikian tutorial cara berinternet yang aman agar terhindar dari penyadapan dan pencurian username, akun dan password oleh hacker dan orang-orang yang berniat jahat.

Artikel terkait lainnya:






Semoga bermanfaat, jika ada saran atau pertanyaan, silakan tuliskan dalam komentar. Dengan senang hati saya akan membalas secepat yang saya mampu.

Terimakasih sudah mampir ke BossTutorial.com

Thanks for reading: 20 Tips Cara Internetan yang Aman Agar Tidak Celaka Akibat Hacker