Cara Membuat Tulisan HUT RI yang Benar Berdasarkan EYD





Pada setiap bulan Agustus di negara kita Indonesia sudah menjadi tradisi akan banyak kita jumpai di mana-mana tulisan ucapan hari ulang tahun Republik Indonesia yang lumrah disingkat menjadi HUT RI. Baik itu berupa spanduk, baliho, stiker, running text, emblem dan lain sebagainya yang dipasang di berbagai tempat seperti di jalan, di gang, gedung, kantor, sekolah, televisi, website, dan tempat-tempat lain yang dianggap strategis.

Cara Menulis HUT RI yang Benar Berdasarkan EYD

Ini merupakan sebuah ekspresi yang sangat bagus dari bangsa dan warga yang cinta negaranya. Yang jadi permasalahannya adalah cara penulisan HUT RI yang tidak benar berdasarkan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (EYD). Dari sekian banyak ucapan HUT RI yang terpasang hampir 90% -nya tidak benar dan salah menurut EYD.





Cara Penulisan HUT RI

Ucapan HUT RI yang paling umum kita jumpai pada tahun 2017 yang lalu adalah yang seperti berikut ini:

HUT RI KE 72 atau HUT RI KE LXXII

Cara Menulis HUT RI yang Benar Berdasarkan EYD


Cara Penulisan di atas jelas salah besar. Kenapa saya mengatakan salah, karena makna dari kalimat HUT RI KE-72 mempunyai pengertian bahwa yang berulang tahun tersebut adalah Republik Indonesia ke-72 padahal Republik Indonesia itu hanya satu. Jika maksud kita mengucapkan Selamat Ulang Tahun yang ke-72 kepada Republik Indonesia, maka penulisan yang baik dan benar menurut pedoman EYD adalah seperti di bawah ini:

HUT KE-72 RI atau HUT LXXII RI 

Cara Menulis HUT RI yang Benar Berdasarkan EYD


Logikanya dalam kehidupan sehari-hari, contohnya seperti berikut ini:
Anda mempunyai lima orang adik, hari ini adik anda yang ke dua merayakan ulang tahun yang ke empat. Jika anda mengatakan hari ini adalah HUT ADIK KE-4 jelas salah, karena hari ini adalah hari ulang tahun adik yang ke dua bukan adik yang ke empat.

Sekarang misalnya anda hanya mempunyai seorang adik, hari ini adik anda tersebut berulang tahun yang ke empat, jika anda mengatakan hari ini adalah HUT ADIK KE-4 jelas salah, karena adik anda cuma satu-satunya. jadi yang benar anda harus mengatakan hari ini adalah HUT KE-4 ADIK. Demikian juga dengan RI (Republik Indonesia) yang cuma satu di dunia. Tulisan HUT RI KE-72 mempunyai makna bahwa RI itu banyak sampai ada 72 atau mungkin lebih.

Kesalahan lainnya cara menulis HUT RI KE 72 pada contoh di atas (yang berwarna merah) yaitu terletak pada teks KE 72. Jika sebuah awalan (prefiks) diikuti di depannya dengan angka atau huruf kapital atau bahasa asing, maka harus disisipi dengan tanda strip (-) tanpa spasi. Seperti contoh berikut ini:
  • ke-73, ke-100, ke-2, ke-1 dan seterusnya
  • di-Indonesia-kan, di-KPK-kan, mem-PHK-kan (kata kerja)
Jika anda menuliskan angka 72 dengan angka romawi maka setelah HUT tidak usah lagi menggunakan awalan ke dan tidak usah disisipi tanda strip, melainkan langsung saja HUT LXXIII RI.





Cara Penulisan Dirgahayu RI yang Benar

Selain cara penulisan HUT RI yang sering keliru, juga banyak yang menggunakan kata DIRGAHAYU. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), disebutkan bahwa makna ‘dirgahayu' adalah a (adjektiva) : yang berarti berumur panjang, atau bersifat panjang umur. Kata dirgahayu biasanya ditujukan kepada negara atau organisasi yang sedang merayakan atau memperingati hari jadinya. 

Cara Menulis HUT RI yang Benar Berdasarkan EYD

Kata "dirgahayu" walaupun memang sering diucapkan dalam peringatan resmi Hari Ulang Tahun suatu lembaga atau instansi, tetapi bukan bermakna "selamat ulang tahun". Slogan "Dirgahayu Republik Indonesia" atau "Dirgahayu RI" bermakna semoga Republik Indonesia panjang umur atau semoga Republik Indonesia berjaya.



Jika anda menuliskan kata dirgahayu diikuti dengan bilangan, maka maknanya jadi kurang tepat, seperti contoh berikut ini:

DIRGAHAYU RI KE-73 atau 
DIRGAHAYU KE-73 RI

Agar makna kata dirgahayu tetap tepat, maka penulisannya cukup seperti di bawah ini:


DIRGAHAYU RI atau 
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

Saran dari penulis, lebih baik jangan menggunakan slogan "Dirgahayu Republik Indonesia" karena ternyata "dirgahayu" itu adalah adjektiva, yakni kata yang menerangkan sifat suatu benda. Sesuai dengan kaidah struktur kalimat bahasa Indonesia yaitu DM (diterangkan-menerangkan), maka kata keterangan atau kata sifat seharusnya terletak di belakang kata benda (sebagai kata yang diterangkan). 

Kata dirgahayu adalah kata sifat (adjektiva) yang bertugas menerangkan kata sebelumnya yang berkedudukan sebagai subyek atau obyek. Kata "Indonesia" adalah subyek, maka kalau mau berpedoman pada DM, penulisan yang benar seharusnya "Indonesia Dirgahayu", bukan "Dirgahayu Indonesia".

Ingat "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai bahasanya". Semoga artikel ini ada manfaatnya, jika ada saran kritik atau pertanyaan silakan tuliskan dalam komentar.

Terimakasih sudah mampir ke blog TUTORIAL LENGKAP di www.bosstutorial.com

Sumber tulisan ini sepenuhnya diambil dari:
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tahun 2009.



Previous
« Prev Post

Artikel yang Sangat Penting

Artikel Menarik Lainnya

Cara Membuat Tulisan HUT RI yang Benar Berdasarkan EYD
4/ 5
Oleh

Post a Comment